Assalamu'alaikum...
Akhirnyaa... Bisa menulis di blog lagi. Maklum ya, ibu- ibu rempong hehe
Seperti yang saya bilang di posting sebelumnya.. Kali ini saya ingin berbagi tentang pengalaman saya menyiapkan MPASI anak saya, Aqila. Kurang lebih sebulan sebelum Aqila genap berusia 6 bulan, saya mulai mencari tahu tentang MPASI. Jujur saya termasuk orang yang malas membaca, tapi demi Aqila saya mulai rajin membaca seluk beluk MPASI. Beruntung saya punya teman yang anaknya selisih sebulan dengan Aqila. Jadi dia lebih dulu memulai MPASi untuk anaknya. Dia memberi tahu saya satu grup di facebook mengenai MPASI rumahan yang sehat untuk bayi dan serba serbi nya. Saya belajar banyak dari grup itu. Tentang kapan baiknya memulai MPASI, metode apa yang sebaiknya digunakan, alat-alat MPASI juga. Di grup tersebut juga ada resep-resep MPASI rumahan yang sehat untuk bayi.
Saya akhirnya mengikuti grup tersebut untuk menggunakan Metode WHO, yaitu dari mulai umur 6 bulan anak sudah dikenalkan dengan berbagai jenis makanan, tidak hanya buah tapi juga sayur, protein nabati dan protein hewani. Dua minggu pertama anak dikenalkan dengan menu tunggal, yaitu hanya satu jenis makanan saja tiap kali makan, misalnya buah pear, hanya pear saja. Awal MPASI porsi makan nya 2-3 sdm, 1-2 kali sehari.
Aqila anak yang mempunyai bakat alergi. Sejak dua bulan, kalau saya makan sesuatu yang mengandung MSG, Kulit Aqila akan merah-merah, kadang juga muntah -muntah. Karena ASI eksklusif. sampai akhirnya selama beberapa waktu saya hanya makan sayur, tahu, dan tempe, karena kalau makan telur/ayam/daging sapi/kambing, akan berdampak untuk Aqila.
Di grup tersebut awalnya ada anjuran untuk menunggu 2-3 hari untuk jenis makanan yang memicu alergi , terutama pada orangtua nya, namun kemudian disarankan ganti menu tiap makan karena kalau alergi pasti akan segera muncul. Kemudian saya mencoba menyusun menu dimana saya dalam satu hari saya kombinasikan jenis makanan yang kira-kira dapat memicu alergi dan yang aman. Saya juga mengkombinasikan makanan yang kaya serat dan rendah serat supaya Aqila tidak sembelit. Berikut ini menu tunggal untuk dua minggu pertama.
1. P : Bubur Beras Putih ; S : Melon
2. P: Bayam ; S : Daging Sapi
3. P: Pepaya ; S : Kuning Telur Ayam Kampung
4.P : Ubi. ; S : Ikan Lele
5. P : Pisang ; S : Tahu
6. P: Kentang ; S : Pear
7. P : Jagung ; S : Hati sapi
8. p: Brokoli ; S : Buah Naga
9. P: Singkong ; S : Ikan Mujair
10. P : Tempe ; S: Semangka
11. P : Wortel ; S: Jambu Biji
12. P : Kacang Hijau; S: Tomat
13. P: Apel ; S: Labu siam
14. P : Buncis; S: Alpukat
Ket. P: Pagi; S: Sore
Lain kali akan saya tuliskan makanan yang kira-kira dapat memicu alergi di postingan selanjutnya. Saya sedikit menyesal karena kurang teliti saat menu tunggal dan tidak menerapkan 2-3 hari menu yang sama untuk yang kemungkinan besar memicu alergi pada Aqila. Bagi orangtua yang memiliki alergi, baiknya tunggu 2-3 hari saat MPASI menu tunggal. Supaya benar-benar tahu makanan apa yang bisa memicu alergi bagi anak. Akhirnya menu tunggal lewat begitu saja. Waktu itu yang menjadi catatan bagi saya hanya brokoli dan daging sapi yang membuat Aqila alergi, muncul ruam di bagian tubuhnya.
Kebanyakan saya memasak menu tunggal dengan cara dikukus, kemudian disaring menggunakan saringan kawat. Pada saat akan disajikan atur tekstur hingga semi kental, yaitu saat diambil menggunakan sendok cairan tidak langsung jatuh. Pada saat penyajian saya tambahkan sedikit evoo (extra virgin olive oil) sebagai lemak tambahan.
Demikian part 1 cerita tentang MPASI Aqila. Semoga bermanfaat bagi pembaca. Mohon maaf apabila ada kesalahan karena saya hanya manusia biasa
Tidak ada komentar:
Posting Komentar